Strategi Pembelajaran

Nama:suci syafitri

Pai4A 11901118

a.   Pengertian Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran berasal dari bahasa Latin yakni “Strategia” yang artinya seni penggunaan rencana dalam meraih suatu tujuan. Pada mulanya, istilah itu sering digunakan dalam dunia militer tetapi sekarang istilah ini sudah sering dipakai pada berbagai bidang termasuk pembelajaran.

Strategi pembelajaran didefinisikan dengan sebuah perencanaan yang mengandung rangkaian kegiatn yang dibentuk dalam sebuah tindakan (rangkaian kegiatan) yang dirancan untuk meraih tujuan pendidikan tertentu.

Strategi pembelajaran adalah suatu rencana, metode dan perangkat aktivitas yang terencana untuk meraih tujuan pembelajaran. Definisi lain dari strategi pembelajaran yaitu suatu rencana rangkaian kegiatan yang pada pemakaian metode dan penggunaan akan semua sumber daya atau kekuatan demi adanya pembelajaran yang disusun untuk meraih tujuan tertentu.


Strategi pembelajaran menurut para ahli

o   Cropper(1998) mengataan bahwa strategi pembelajaran merupakan pemilihan atas berbagai jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai (Hamruni, 2009;3).

 

o   Moedjiono(1993) mengatakan bahwa strategi pembelajaran adalah kegiatan guru untuk memikirkan dan mengupayakan terjadinya konsistensi antara aspek-aspek dari komponen pembentuk sistem pembelajaran, dimana untuk itu guru menggunakan siasat tertentu (Abdul Majid,2013:8).

 


Macam-macam strategi pembelajaran

Macam – macam Strategi Pembelajaran dalam Buku Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan

(Wina Sanjaya,2006:128-129) Rowntree(1974) membagi strategi pembelajaran dalam beberapa kelompok, yaitu:

·         Strategi Pembelajaran Penyampaian (Exposition)

Bahan pelajaran disajikan kepada siswa dalam bentuk jadi dan siswa dituntut untuk menguasai bahan tersebut. Roy Killen menyebutnya dengan strategi pembelajaran langsung (direct instruction).

 

Mengapa dikatakan langsung? Sebab dalam strategi ini, materi pelajaran disajikan begitu saja kepada siswa, siswa dituntut untuk mengolahnya. Kewajiban siswa adalah menguasainya secara penuh. Dengan demikian , dalam strategi ekspositori guru berfungsi sebagai penyampaian.

·         Strategi Pembelajaran Penemuan (Discovery)

Bahan pelajaran dicari dan ditemukan sendiri oleh siswa melalui berbagai aktivitas, sehingga tugas guru lebih banyak menjadi fasilitator dan pembimbing bagi siswanya. Karena sifatnya yang demikian strategi ini sering juga dinamakan strategi pembelajaran tidak langsung.

·         Strategi Pembelajaran Individual (Individual)

Strategi belajar individual dilakukan oleh siswa secara mandiri. Kecepatan, kelambatan, dan keberhasilan pembelajaran siswa sangat ditentukan oleh kemampuan individu siswa yang bersangkutan. Bahan pelajaran serta bagaimana mempelajarinya didesain untuk belajar sendiri.

·         Strategi Pembelajaran Kelompok (Groups)

Stategi belajar kelompok dilakukan secara beregu. Sekelompok siswa diajar oleh seorang atau beberapa orang guru. Bentuk belajar kelompok ini bisa dalam pembelajaran kelompok besar atau pembelajaran klasikal, atau bisa juga siswa dalam kelompok-kelompok kecil semacam buzz group. Strategi kelompok tidak memerhatikan kecepatan belajar individual. Setiap individu dianggap sama. Oleh karena itu, belajar dalam kelompok dapat terjadi siswa memiliki kemampuan tinggi akan terhambat oleh siswa yang memiliki kemampuan kurang akan merasa tergusur oleh siswa yang mempunyai kemampuan tinggi.

4.      Strategi pembelajaran berdasarkan pengelolaannya

Dari cara penyajian dan pengolahannya, strategi pembelajaran juga dapat dibedakan menjadi dua yaitu:

·         Strategi Pembelajaran Deduktif

Strategi pembelajaran deduktif adalah strategi pembelajaran yang dillakukan dengan mempelajari konsep-konsep terlebih dahulu untuk kemudian dicari kesimpulan dan ilustrasi-ilustrasi, atau bahan pelajaran yang dipelajari dimulai dari hal-hal yang abstrak, kemudian secara perlahan-lahan, menuju hal yang konkret. Strategi ini disebut juga strategi pembelajaran dari umum ke khusus.

·         Strategi Pembelajaran Induktif

Strategi ini bahan yang dipelajari dimulai dari hal-hal yang konkret atau contoh-contoh yang kemudian secara perlahan siswa dihadapkan pada materi yang kompleks dan sukar. Strategi ini kerap dinamakan strategi pembelajaran dari khusus ke umum.



Fungsi dan tujuan dari strategi pembelajaran antara lain:

·         Memberikan isi pembelajaran kepada pembelajar.

·         Menyajikan informasi atau bahan-bahan yang dibutuhkan dalam belajar untuk menunjukkan unjuk kerja.

Komentar